Aceh

Catatan dari Langkahan, Aceh Utara:Saat Darurat, Siapa Melindungi Perempuan dan Anak?

Sejak November 2025, banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya merusak rumah dan memutus akses hidup warga, tetapi juga menghadirkan ancaman yang jarang dibicarakan: meningkatnya risiko kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam situasi darurat. Di tengah kondisi pengungsian yang belum sepenuhnya pulih, KontraS Aceh menemukan adanya kasus Kekerasan Berbasis Gender (KBG) […]

Catatan dari Langkahan, Aceh Utara:Saat Darurat, Siapa Melindungi Perempuan dan Anak? Read More »

Siaran Pers: Respons Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana Atas Lambannya Penanganan Banjir dan Longsor di Aceh

Sumber: kompas.com Sampai hari ke-7 bencana banjir dan longsor di 18 kabupaten/kota di Aceh, beberapa titik masih sangat minim mendapatkan bantuan baik itu evakuasi maupun logistik dari Pemerintah. Korban terus berjatuhan, meninggal dunia, hilang, dan kelaparan. Bencana ini juga menyebabkan kehilangan harta benda, kerusakan infrastruktur, dan mata pencaharian. Kerusakan akibat bencana kali ini terjadi secara

Siaran Pers: Respons Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana Atas Lambannya Penanganan Banjir dan Longsor di Aceh Read More »

Berikut Respons KontraS Aceh Terkait Tingginya Kasus Kekerasan Seksual di Aceh

KontraS Aceh pada Senin (15/7/2024) merespons informasi yang memuat data terkait tingginya kekerasan seksual (KS) di Aceh. Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna mengatakan, angka yang terlihat bisa jadi jauh dari angka sebenarnya karena kekerasan seksual umumnya adalah fenomena gunung es.   “Kami percaya, korban sesungguhnya jauh lebih banyak,” kata dia.   Kekerasan seksual yang tinggi

Berikut Respons KontraS Aceh Terkait Tingginya Kasus Kekerasan Seksual di Aceh Read More »

Rilis Pers Bersama : Implementasi Perpres Penanganan Pengungsi dan Semangat Kemanusiaan Indonesia Kembali Dipanggil di Aceh

Seruan Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Kolaborasi dan Perlindungan Inklusif Pengungsiyang Terdampar di Aceh.   Warga lokal Aceh kembali menunjukkan nilai-nilai adatnya dalam mewujudkan respon kemanusiaan secara konkrit bagi pengungsi Rohingya yang terdampar. Meski nelayan tidak melaut karena hari Jumat, warga lokal di Desa Kuala Simpang Ulim, Aceh memberi mereka makanan dan minuman dari jarak jauh.

Rilis Pers Bersama : Implementasi Perpres Penanganan Pengungsi dan Semangat Kemanusiaan Indonesia Kembali Dipanggil di Aceh Read More »

KontraS Aceh Desak Plt Gubernur Fasilitasi Penanganan Ratusan Pengungsi Rohingya

Setelah 99 imigran etnis Rohingnya tiba di Aceh Utara pada Juni lalu, kini masyarakat Lhokseumawe kembali menerima sedikitnya 297 pengungsi. Mereka mendarat di Pantai Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin dinihari (7/9). Berdasarkan sumber KontraS Aceh di lapangan, terungkap rincian jumlah pengungsi tersebut: laki-laki dewasa 102 orang, anak-anak 14 orang, serta perempuan

KontraS Aceh Desak Plt Gubernur Fasilitasi Penanganan Ratusan Pengungsi Rohingya Read More »

Rohingya: Terapung di Lautan, Ditolak Didarat

Bukan kali pertama, kapal berisi pengungsi Rohingya tiba ke perairan Aceh. Berisi 99 pengungsi Rohingya dari camp Bangladesh telah tiba di perairan Aceh sejak 21 Juni 2020. Sebelum akhirnya mendarat di pantai Lancok – Aceh Utara. Terombang-ambing, mencari kehidupan baru. Konon selama lebih kurang 4 bulan menyusuri lautan mencari kehidupan baru. Mengapa? Kita akan membincang banyak hal

Rohingya: Terapung di Lautan, Ditolak Didarat Read More »