Asmara - Keluarga Korban Penghilangan Orang Secara Paksa

Kalau memang sudah meninggal, tinggal saya pergi ke makamnya dan menunjukkan kepada anak saya. Tapi kalau hilang , bagaimana cara saya mengatakan sama anak-anak.   

Dara - Anak Korban Penghilangan Orang Secara Paksa

kalau orang meninggal pasti ada kuburannya. Kenapa ayahanda tidak ada kuburannya. 

Mirwanda - Keluarga Korban Penghilangan Orang Secara Paksa

Ibarat bangunan rusak, ya harus dibuat kembali. Semua kewajiban dari hak korban yang telah dihilangkan, itulah yang harus diganti oleh pemerintah. Itulah keadilan bagi korban.

Radhiati - Keluarga Korban Penghilangan Orang Secara Paksa

Bayangkan suami kita, orang kita cinta tiba-tiba hilang dari pandangan. Kehilangan menjadi beban psikologis baik kita dan anak-anak. Saya sangat cinta pada suami saya, tidak dapat saya temukan pengganti seperti abang. Ini juga motivasi saya untuk terus ikut dalam kegiatan-kegiatan, jangan sampai hal serupa terjadi pada orang lain, jangan sampai bertambah korban seperti saya.

Lilis - Keluarga Korban Penghilangan Orang Secara Paksa

Saat ini kondisi kita jalan ditempat, vakum. Kalau dulu setidaknya keluarga korban ada harapan untuk mencari jejak untuk pengungkapan kebenaran. Setelah bertahun-tahun terlewati malah vakum. Bahkan saat korban lain bertanya-tanya dan merasa hilang arah, kita tidak tahu kemana bertanya dan mencari jawaban

Sekolah HAM

Sensitifitas Lahir dari Pengalaman dan pengetahuan, di Sekolah HAM dan Keadilan Transisi

Lorong Ingatan

Lorong Ingatan, awalnya merupakan event memorialisasi yang telah dilaksanakan sejak tahun 2017 sebagai kampanye untuk menolak lupa.

Pustaka KontraS Aceh

Perpustakaan KontraS Aceh yang terletak di Lantai 2 Kantor KontraS Aceh.

Negara Akui Pelanggaran HAM Berat, Cukupkah?
Negara Akui Pelanggaran HAM Berat, Cukupkah?
Rilis bersama: Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Indonesia untuk Memaksimalkan Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh
Rilis bersama: Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Indonesia untuk Memaksimalkan Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh
Catatan Akhir Tahun 2022 KontraS Aceh
Catatan Akhir Tahun 2022 KontraS Aceh
“Jaringan Masyarakat Sipil Pemerhati Isu Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia Memberikan Apresiasi Atas Penanganan Tahap Awal Penerimaan Kedatangan Pengungsi Rohingya di Aceh Besar”
“Jaringan Masyarakat Sipil Pemerhati Isu Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia Memberikan Apresiasi Atas Penanganan Tahap Awal Penerimaan Kedatangan Pengungsi Rohingya di Aceh Besar”
KontraS Aceh Desak Pemkot Lhokseumawe Tangani Pengungsi Sesuai Perpres 125/2016
KontraS Aceh Desak Pemkot Lhokseumawe Tangani Pengungsi Sesuai Perpres 125/2016
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow

SIARAN PERS

Negara Akui Pelanggaran HAM Berat, Cukupkah?

Rabu, 11 Januari 2023, Presiden RI Joko Widodo menggelar konferensi pers terkait pernyataan resmi negara atas 12 kasus Pelanggaran HAM Berat di Indonesia. Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan ...

Rilis bersama: Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Indonesia untuk Memaksimalkan Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh

Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), KontraS Aceh, Perkumpulan SUAKA, Amnesty International Indonesia, Yayasan Geutanyoe, dan ...

Catatan Akhir Tahun 2022 KontraS Aceh

Sepanjang tahun 2022, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh menyoroti sejumlah persoalan berkaitan dengan penerapan Hak Asasi Manusia di Aceh. Beberapa isu telah menjadi ...

“Jaringan Masyarakat Sipil Pemerhati Isu Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia Memberikan Apresiasi Atas Penanganan Tahap Awal Penerimaan Kedatangan Pengungsi Rohingya di Aceh Besar”

Jaringan masyarakat sipil pemerhati isu pengungsi dan pencari suaka di Indonesia mengapresiasi penerimaan dan penanganan tahap awal atas kedatangan pengungsi Rohingya di wilayah Aceh. Senin (26/12), ...

KontraS Aceh Desak Pemkot Lhokseumawe Tangani Pengungsi Sesuai Perpres 125/2016

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh mendesak Pemerintah Kota Lhokseumawe segera membenahi pola penanganan pengungsi Rohingya, yang saat ini masih ditempatkan di Eks ...

Kantor PA Dikepung, KontraS Aceh: Aparat Tidak Punya Sensitifitas

Jelang milad GAM ke-46 yang jatuh saban 4 Desember, aparat kepolisian Polda Aceh mengerahkan ribuan personelnya untuk mengamankan sejumlah kegiatan yang terkait dengan peringatan tersebut. Kemarin, ...

BERITA

Bukan Cuma Suciwati yang Berhak Mencintai Munir!

"Kita saling tatap dan sama-sama cemas. Aku tahu risiko yang kita hadapi tidak lebih baik dari yang ...

KontraS Aceh Kritisi Hadirnya Tim PPHAM: Dengan Penyelesaian Non-Yudisial, Apakah Hak Korban Akan Terpenuhi?

Hadirnya atau pembentukan tim Penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM (PPHAM) berat di masa lalu ...

Catatan Kritis KontraS Aceh Terhadap PPHAM

Dalam dinamikanya, pembentukan tim ini menuai polemik. KontraS Aceh mengamati, sejak proses ...
id_IDID